Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Induk cucakrowo

cucak rowo

Pesan

Welcome
image

BAMBANG SUPRAYITNO

08156850232


Jl. Balirejo 1 No 45 (Timoho) Yogyakarta
Kategori
Arsip

visitor


Anak Cucakrowo

Cindil cucakrowo

Belajar Dari Jalak Pito, Kini Punya 70-An Kandang ( Tabloid Burung Agrobis, No 492, Minggu IV, September 2009)

image

 Memulai breeding , apalagi masih belajaran bias dimulai dari burungharga murah. Yayit yg tinggal di balirejo 1 no 45 membuktikan bila cara yg ditembuhnya ternyata benar dan kini sudah menunjukkan hasil.

Semua dimulai sekitar 1999 saat berkeliling pasar ngasem untuk mencari jenis burung yg bias diternak. Diputuskan untuk memulai dari jenis jalak pito, jenis burung yang mudah dicari di pasar dan harganya terjangkau. Setahun kemudian orang tua yang dinas di Kalimantan membwa oleh-oleh 4 ekor burung  cucak rawa. Namun keempat burung tersebut tidak diternak oleh yayit, tapi malah dijual ke teman-temannya dank e pasar ngasem. “waktu itu saya tidak tahu seluk beluk cucak rawa.

Saya hanya diberitahu orang tua saya membelinya perekornya 400 ribu , kemudian saya jual lagi 600ribu perekornya. Salah satu pembeda breeding ini adalah kandang yagng dibangun terencana tertata rapid an rindang. Ini membuat pengunjung menjadi sangat betah melihat-lihat kandang milik yayit.

 

Eksis dimulai dari jalak.

Bermula dari 4 ekor jalak yang dia pelihara darri piyik kemudian berkembang menjadi puluhan ekor. Hasil anakannya itu tidak semuanya dijual. Sebagian dipelihara sendiri untuk disiapkan menjadi indukan kembali. Dari mulai 4 ekor dan kemudian menyimpan sebagian anakan yang sekarang menjadi 60 pasangan indukan jalak suren. Perlu dicatat selain 4 ekor pertama yang ia pelihara dari anakn berikutnya adalah indukan yang diproduksi dikembangkan dan dipelihara sendiri dari piyik.

15 pasang diantaranya kondisi produksi , sisanya siap untuk berproduksi tinggal menunggu waktu saja. Setelah meras mantap di jalak suren, yayit kemudian mencoba cucak rawa pada tahun 2003 dengan membeli 6 pasang piyik cucak rawa dari Bandung. Tetap konsisten untuk membeli bahan breeding dari piyik, tidak membeli yg sudah jadi indukan. Alasananya selain supaya lebih mengenal karakter masing-masing burung, juga agar lebih tahu secara pasti cirri-ciri jantan dan betina dengan cara belajar langsung dari objeknya.

 

---Tabloid Burung Agrobis, No 492, Minggu IV, September 2009---

 

Wed, 30 Dec 2009 @05:56


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+9+3

Copyright © 2014 riodhani
All Rights Reserved